Kepenghuluan

PELAYANAN PENCATATAN NIKAH

  • PEGAWAI PENCATAT NIKAH (PPN) DIJABAT OLEH KEPALA KUA YANG MELAKUKAN PEMERIKSAAN PERSYARATAN, PENGAWASAN DAN PENCATATAN PERISTIWA NIKAH DAN RUJUK, PENDAFTARAN CERAI TALAK, CERAI GUGAT SERTA MELAKUKAN BIMBINGAN PERKAWINAN.
  • PEMBERITAHUAN KEHENDAK NIKAH DILAKUKAN SECARA TERTULIS DENGAN MENGISI FORMULIR PEMBERITAHUAN (N7) DAN MELENGKAPI PERSYARATAN SEBAGAI BERIKUT :
  1. SURAT KETERANGAN UNTUK NIKAH DARI KEPALA DESA/LURAH (N1)
  2. FOTO COPY AKTA KELAHIRAN/SURAT KENAL LAHIR, FOTO COPY KTP DAN FOTO COPY KARTU KELUARGA.
  3. MENGISI SURAT KETERANGAN ASAL-USUL CALON MEMPELAI DARI KEPALA DESA/LURAH (N2)
  4. SURAT PERSETUJUAN KEDUA CALON MEMPELAI (N3)
  5. SURAT KETERANGAN TENTANG ORANG TUA (IBU DAN AYAH) DARI KEPALA DESA/LURAH/PEJABAT SETINGKAT (N4)
  6. IZIN TERTULIS ORANG TUA ATAU WALI BAGI CALON MEMPELAI (PRIA/WANITA) YANG BELUM MENCAPAI USIA 21 TAHUN, SERTA IZIN DARI PENGADILAN AGAMA JIKA IZIN DARI KEDUA ORANG TUA ATAU WALINYA TIDAK ADA (N5)
  7. DISPENSASI DARI PENGADILAN AGAMA BAGI CALON SUAMI YANG BELUM MENCAPAI UMUR 19 TAHUN DAN BAGI CALON ISTRI YANG BELUM MENCAPAI UMUR 16 TAHUN
  8. SURAT IZIN DARI ATASAN/KESATUAN JIKA CALON MEMPELAI ANGGOTA TNI/POLRI.
  9. PUTUSAN PENGADILAN BERUPA IZIN BAGI SUAMI YANG HENDAK BERISTRI LEBIH DARI SEORANG.
  10. AKTA CERAI DARI PENGADILAN AGAMA BAGI PASANGAN CALON SUAMI/ISTRI YANG BERSTATUS DUDA/JANDA (CERAI TALAK/CERAI GUGAT).
  11. KUTIPAN BUKU PENDAFTARAN TALAK/BUKU PENDAFTARAN CERAI BAGI MEREKA YANG PERCERAIANNYA TERJADI SEBELUM BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 1989 TENTANG PERADILAN AGAMA.
  12. AKTA KEMATIAN ATAU SURAT KETERANGAN KEMATIAN  SUAMI/ISTRI YANG DIBUAT OLEH KEPALA DESA/LURAH ATAU PEJABAT SETINGKAT BAGI JANDA/DUDA YANG DITINGGAL MATI (N6). SERTA MELAMPIRKAN BUKU NIKAH TERDAHULU.
  13. IZIN UNTUK MENIKAH DARI KEDUTAAN/KANTOR PERWAKILAN NEGARA BAGI WARGA NEGARA ASING DAN HARUS DITERJEMAHKAN KE DALAM BAHASA INDONESIA OLEH PENERJEMAH RESMI.
  14. PAS PHOTO UKURAN 2X3  6  LEMBAR
  • PELAKSANAAN AKAD NIKAH DILAKUKAN DALAM TENGGANG WAKTU 10 HARI KERJA SETELAH PENDAFTARAN, JIKA DILAKUKAN SEBELUM MASA TENGGANG WAKTU TERSEBUT MAKA HARUS DILAMPIRI SURAT DISPENSASI DARI CAMAT SETEMPAT.
  • AKAD NIKAH DILAKSANAKAN DI KANTOR URUSAN AGAMA (KUA) KECAMATAN SETEMPAT SETIAP HARI KERJA DARI HARI SENIN S.D JUM’AT PUKUL 07.00 S.D 15.30 WIB.
  • AKAD NIKAH DAPAT DILAKSANAKAN DILUAR KANTOR URUSAN AGAMA DAN DILUAR JAM KERJA ATAS PERMINTAAN CALON PENGANTIN ATAU WALI SETELAH MENDAPAT PERSETUJUAN DARI PPN (KEPALA KUA KECAMATAN).
  • BIAYA PENCATATAN NIKAH SEBESAR RP. 30.000 (TIGA PULUH RIBU RUPIAH) BERDASARKAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 51 TAHUN 2000 DISETOR KE BENDAHARA PEMBANTU PENERIMAAN NR DI KUA.
  • MEMBEBASKAN BIAYA PENCATATAN NIKAH/RUJUK BAGI PASANGAN CALON PENGANTIN YANG TIDAK MAMPU DENGAN MENUNJUKKAN SURAT KETERANGAN MISKIN YANG DITANDATANGANI KEPALA DESA/LURAH YANG DIKETAHUI CAMAT.
  • BAGI CALON MEMPELAI ISTRI YANG AKAN MELANGSUNGKAN AKAD NIKAH DI LUAR WILAYAH TEMPAT TINGGALNYA, MAKA HARUS MENDAPATKAN SURAT REKOMENDASI  DARI KEPALA KUA KECAMATAN SETEMPAT.
  • BUKU NIKAH DISERAHKAN SESAAT SETELAH IJAB QABUL DI LAKSANAKAN.
® PELAYANAN ANDON NIKAH / DI LUAR KECAMATAN
  • SURAT-SURAT SEBAGAIMANA PERSYARATAN DIATAS NO.1 S/D 13.
  • PENGANTAR DARI KEPALA DESA/KUWU
  • KETERANGAN WALI BAGI ANDON PEREMPUAN

® PELAYANAN PENCATATAN  RUJUK

  • RUJUK DILAKSANAKAN ATAS PERMOHONAN BEKAS SUAMI DAN ISTRI SELAMA DALAM IDDAH RAJ’I ( TALAK 1 DAN 2 BUKAN KERENA GUGAT CERAI ISTRI /BAIN SUGHRO)
  • MELENGKAPI PERSYARATAN BERUPA : AKTA CERAI BEKAS SUAMI DAN BEKAS ISTRI ( ASLI)
  • SURAT KETERANGAN UNTUK RUJUK (R1) DARI KEPALA DESA /KUWU
  • MEMBAYAR BIAYA PENCATATAN SEBESAR 30.000 KEPADA BENDAHARA PEMBANTU PENERIMAAN NR PADA KUA.
  • AKTA RUJUK DISERAHKAN SESAAT SETELAH AKAD UNTUK DIPERGUNAKAN MENGAMBIL BUKU NIKAH PADA PENGADILAN AGAMA.

® PELAYANAN SALINAN/ DUPLIKAT  AKTA NIKAH

  • MENGISI FORM PERMOHONAN
  • MEMBAWA SURAT KETERANGAN HILANG/RUSAK DARI KEPOLISIAN SETEMPAT
  • PAS PHOTO 2X3 = 2 LEMBAR
  • DOKUMEN YANG RUSAK DIKEMBALIKAN KE KUA.

® PELAYANAN PENCATATAN NIKAH WNA DAN WNI (Campuran)

1. Calon suami/Istri yang WNI terlebih dahulu melengkapi surat-surat yang tersebut dalam persyaratan administrasi.
2. Calon suami/istri yang WNA bervisa Turis atau untuk keperluan menikah saja harus melengkapi

  • Photo copy buku passport.
  • Surat Tanda Melapor Diri dari Polres/Polda.
  • Akta Kelahiran
  • Surat Keterangan/Ijin dari Kedutaan atau Perwakilan Diplomatik.

3. Calon suami/istri yang WNA bervisa kerja atau sebagai Tenaga Kerja Asing, selain syarat di atas harus melengkapi:

  • Surat Keterangan Pendaftaran Penduduk Sementara.
  • Keterangan Ijin Masuk Sementara dari Imigrasi.
  • Surat Model K.II dari Kependudukan.
  • Tanda Lunas Pajak Asing.

Semua surat/dokumen yang tertulis dalam bahasa asing harus terlebih dahulu diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh Penterjemah Resmi (memiliki cap dan disumpah).