DETEKSI KEBOHONGAN PRIA

Wajib dibaca bagi para cewek. baik yang sedang menjalani hubungan atau yang sudah menikah. Jangan mudah percaya dengan rayuan pria, kenali sedini mungkin dia sedang berbohong atau jujur terhadap anda. Beberapa tips berikut ini perlu menjadi referensi.
Gejala Pria Sedang Berbohong

Lifestyle / Jumat, 23 April 2010 15:31 WIB

Selain melalui gerak-gerik tubuh, pria yang sedang berbohong bisa dideteksi melalui berbagai gelagat dan alasan yang aneh-aneh. Mari kita simak bersama beberapa gejala ‘keanehan’ tersebut.

Punya sejuta alasan

Jika Anda menyanggah omongannya tentang sesuatu yang Anda anggap kurang tepat/ bohong, maka dia selalu punya alasan untuk memungkiri atau membantah fakta yang ada.

Ragu saat menjawab

Jika dia menunggu hingga beberapa detik untuk menjawab pertanyaan Anda, maka dia mungkin sedang berbohong. Dia butuh waktu untuk memikirkan jawaban apa yang sebaiknya diberikan, jawaban (yang sayangnya) selain kebenarannya.

Resah

Jika dia menolak kontak mata, atau memainkan rambut, atau menghentakkan kakinya, menggoyang-goyangkan kaki, hingga berkeringat dingin saat menjawab pertanyaan Anda, maka bisa jadi ia sedang berbohong.

Menganggap enteng

Jika dia membicarakan dan dengan mudah, memandang lucu kebohongan temannya yang dilakukan pada pasangannya, maka bisa jadi ia juga menganggap lucu tentang masalah berbohong ini, dan itu berarti, ia pun bisa berbohong kapanpun ia mau.

Pura-pura bersalah

Jika dia bersikap sebagai terdakwa, maka bisa jadi ia telah melakukan hal yang salah. Daripada mengaku, maka ia lebih memilih untuk langsung menebusnya saja.

Banyak protes

Jika Anda menangkap basah kelalaiannya, dan ia kemudian protes terlalu banyak untuk menutupi kesalahannya, bahkan berbalik menyalahkan Anda, maka dia bisa jadi sedang berbohong. Jika dia tidak bohong, tentu dia takkan mati-matian membela diri, apalagi bila itu hanya hal remeh.

Menuduh balik

Saat Anda mencurigainya, maka ia memutarbalikkan fakta dengan mengatakan bahwa Andalah yang berbohong dan mengada-ada. Bahkan ada suami selingkuh yang menuduh istrinya selingkuh karena ia tak ingin ketahuan.

Berbohong pada yang lain

Jika dia bohong pada orang tuanya, atasannya, bahkan temannya, maka apa yang membuat Anda berpikir bahwa ia akan jujur pada Anda?!

Bohong tentang hal-hal kecil

Banyak orang menganggap remeh hal kecil, padahal dari hal-hal kecil, kita bisa menilai baik-tidaknya karakter seseorang. Jika dia memandang remeh dan tega berbohong untuk hal-hal kecil, maka ia takkan segan untuk menipu dalam hal besar pula.

Menghindar

Jika dia tidak menjawab telepon Anda, namun lebih senang meninggalkan pesan pada mail box, atau sengaja menghindari Anda, maka bisa jadi ia tak ingin tertangkap basah.

Orang lain juga bilang begitu

Yang paling parah, baik mantan atau temannya mengatakan bahwa Anda tidak seharusnya percaya padanya. (Kpl/ICH)

Deteksi Kebohongan Pria di Telepon

Lifestyle / Rabu, 13 Januari 2010 21:23 WIB

Pria terdeteksi berbohong saat kedua bola matanya tak tenang seakan ingin kabur dan bergerak ke mana-mana. Atau saat ia resah dan terus menerus mengelus ujung hidungnya hingga memerah. Bagian itu sih bisa dideteksi, tetapi kalau saat ini Anda dan si dia sedang berpacaran jarak jauh dan hanya terhubung lewat telepon saja gimana dong mendeteksinya?

Telepon adalah media komunikasi yang mendeteksi suara, kita hanya bisa membayangkan si dia sedang apa, memakai baju apa. Tetapi sejujurnya kita tidak benar-benar tahu apakah ia sedang ada di rumah, tidur dan sendiri. Bisa jadi dia sedang di resto bersama seorang kenalan dan berkencan. Lagu yang sedang berdendang sebagai backsound dikatakan saja lagu yang dipasang olehnya. Jadi bagaimana jika ia memiliki seribu satu akal untuk menipu Anda?

Anda juga punya cara mendeteksinya kok. Caranya mudah, kenali sikap kebohongan ini.

Bicaranya muluk-muluk dan merayu...

Ok, ini salah satu tanda dia adalah seorang pembohong. Sesekali merayu dan memuji pasangan memang perlu, tetapi jika ia melakukannya terlalu sering, Anda patut curiga. Jangan-jangan ia melakukan hal itu kepada banyak wanita lagi? Yah bisa saja kan, apalagi jika ia memiliki maksud tertentu.

Pria Vs Telepon

Pria adalah sosok yang simple dan tidak terlalu suka bermain-main di telepon terlalu lama, yah kecuali memang ia sedang gencar melakukan PDKT, hal ini bisa jadi perkecualian. Tetapi tak selamanya ia bisa betah bertelepon ria, karena ia sendiri memiliki kegiatan lain. Jadi waspada saja jika ia terlalu sering membual lama di telepon.

Eit tetapi waspada juga jika ia tak suka menerima telepon Anda. Ada beberapa tipe cowok yang saking sibuknya bermain dengan pihak ketiga, sehingga ia akan mereject telepon Anda, mengacuhkan bahkan kadang mematikan ponselnya saat Anda meneleponnya. Bisa jadi memang ia sedang bermain mata dan curang kepada Anda. Yah sebaiknya selidiki dulu saja.

Ia gugup dan berbelit-belit

Saat ditanya sesuatu yang penting ia tak segera menjawab, dan malah menjawab dengan pernyataan yang berbelit-belit. Oh ayolah, Anda bukan KPK atau FBI yang sedang menduga-duga bahwa ia adalah sosok teroris, jadi tak seharusnya ia sedemikian gugupnya. Maka jika Anda merasa tak yakin akan jawabannya, cek sekali lagi, bisa saja ia memang sedang berbohong.

Oops… Salah sebut nama

Ada sebuah nasehat konyol soal selingkuh, jika memang ingin berselingkuh carilah nama panggilan yang sama, misalnya ‘honey’ atau ‘beib’. Sehingga tak akan ada kejadian salah sebut nama. Yah itulah yang kadang terjadi jika pria sedang berbohong. Apalagi jika ia bukan sosok the player, pasti saja ada saat di mana ia terlarut dan lupa sedang berbicara dengan siapa.

Ia lupa jalan ceritanya

Ia membatalkan janjinya karena menolong seorang temannya, tanyakan padanya runtutan cerita soal kegiatannya, pura-puralah tidak mengerti dan tanyakan lagi, apakah jalan ceritanya sama dan tidak ada yang berubah?

Tak semua orang pandai mengarang cerita, jika ia memang berbohong maka cerita tersebut akan berbeda angle dan jalan cerita.

Suaranya datar dan intonasinya cenderung rendah

Mereka yang berbohong sering tak dapat mengontrol suara. Selain gugup, maka suaranya akan terdengar datar dan cenderung rendah. Berbeda saat ia jujur. Ia akan berbicara lepas dan ringan.

Maaf nih sayang aku sedang…

Ada saja alasannya saat Anda bertanya suatu hal. Sedang sibuklah, meetinglah, terlalu bising atau signal yang buruk. Dan kejadian ini berlangsung terlalu sering. Hmm… ini tanda lain ia sedang menutupi sesuatu. Jadi waspada ya.

Guys, masih berani bohong? Jangan berani-berani ya, kita tahu lho kalian berbohong! (Kpl/ICH)

Temukan Kebohongan di Matanya

Lifestyle / Rabu, 2 Juni 2010 09:55 WIB

ANDA pasti pernah kesulitan membedakan kapan kekasih berbohong atau berkata jujur. Jika Anda tak menemukan cara untuk mengetahui itu, perhatikan saja matanya.

Kata orang, mata merupakan jendela jiwa. Mata dapat mengungkapkan karakter seseorang, apakah dia dingin, hangat, kejam ataukah romantis. Mata juga dapat mengungkapkan apa yang tak terungkapkan oleh lidah.

Adalah Richard Bandler dan John Grinder yang memperkenalkan gagasan tentang Neuro Linguistic Programming. Gagasan ini untuk mendeteksi apakah seseorang sedang berkata jujur atau sebaliknya. Menurut kedua pakar psikolog dunia itu, arah pandangan mata mengindikasikan apa yang seseorang pikirkan.

Jika Anda bertanya kepada kekasih dan dia melirik ke kanan (sebelah kiri Anda), itu berarti dirinya sedang mengakses otak kreatifnya. Itu menunjukkan sebuah konstruksi visual. Dengan kata lain, si dia sedang menciptakan sebuah kebohongan.

Sementara itu, jika kekasih melirik ke kiri (sebelah kanan Anda) ketika berbicara, itu berarti dirinya sedang mengakses memori visual. Dengan kata lain, dia sedang berusaha mengingat untuk mengatakan hal yang sebenarnya kepada Anda. Bagi orang kidal, aturan tersebut berlaku sebaliknya.

Di sisi lain, pandangan mata lurus ke depan atau mata yang tidak bergerak juga dianggap sebagai tanda mengakses visual. Selain itu, orang yang berbohong biasanya juga mengedipkan mata secara cepat dan banyak.

Namun, Anda terlebih dulu harus memahami perilaku dasar seseorang sebelum menyimpulkan dia berbohong dengan memperhatikan arah matanya. Meski pun teknik mendeteksi kebohongan seperti ini diklaim cukup akurat, Anda masih harus berhati-hati, terutama ketika orang itu adalah pembohong yang sangat baik.

Ada orang yang begitu pintar berbohong, sehingga mereka bahkan dapat mengontrol tindakannya sendiri untuk mencegah deteksi. Bandler dan Grinder menuliskan gagasan itu dalam sebuah buku yang berjudul Frogs into Prince: Neuro Linguistic Programming.(MI/***)

SUMBER : http://metrotvnews.com/index.php/metromain/newscat/polkam/2010/04/23/16024/Gejala-Pria-Sedang-Berbohong

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s