Diklat Kepemimpinan IV

Naib KUA Lemahabang Kabupaten Cirebon mengikuti Diklatpim IV Angkatan XII

Diklat Kepemimpinan Eselon IV Angkatan XII diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan Bandung selama 35 hari dimulai dari tanggal 18 sampai dengan 24 Maret 2010. Awalnya berat juga meninggalkan kantor KUA untuk berangkat diklat ini, maklumlah dua bulan sebelumnya sepi dari kegiatan pelaksanaan nikah karena bulan safar dan ketika memasuki bulan Rabiul Awal atau orang cirebon bilang bulan mulud biasanya pasti rame masyarakat banyak yang menyelenggarakan hajatan dan KUA mulai sibuk dengan kegiatan rutinnya menghadiri pelaksanaan akad nikah.  Pada angkatan XI ini saya (Ali Wahyuddin) beserta 2 orang teman kami yang juga kepala KUA yaitu  Pak Amsor , S.Ag dari KUA Talun dan Pak H. Abdul Basit, S.Ag  dari KUA Kaliwedi dan kebetulan pula kami satu kamar di gedung sebelah timur berwarna kuning hijau berlantai 4. Kaget juga melihat Balai Diklat Keagamaan Bandung saat ini dengan  gedung-gedung berlantai dan lingkungan sekitar yang tertata apik, jauh dari kesan dahulu yang  terkesan serba……….sederhana.

Awal minggu memasuki diklat sudah disuguhi dengan kegiatan KIAT (Kepemimpinan di Alam terbuka), bagi saya seperti kembali mengikuti kegiatan pramuka semasa SMA dulu. Outbond dimulai dari belakang STPDN di Jatinangor Sumedang menyusuri jalan dengan diselingi game-game dari panitia menuju tempat kemah di camp Cantigi kaki gunung Manglayang Cileunyi.

Minggu selanjutnya disibukkan dengan rutinitas pembelajaran dikelas. 31 orang rekan peserta harus menerima berbagai materi yang menjadi kurikulum pelaksanaan diklat ini dengan berbagai ekstrakurikuler yang cukup melelahkan juga karena jadwal kegiatan cukup padat, dimulai dari pukul 4 pagi mengikuti shalat shubuh dan kultum, disambung dengan senam pagi hingga pukul 06.30, dilanjutkan dengan apel pagi pukul 07 dan pukul 07.30 mulai pembelajaran dikelas hingga menjelang maghrib bahkan terkadang harus disambung pula kegiatan pembelajaran malam harinya. Waktu istirahat sangat terbatas sekali pukul 10 untuk istirahat siang dan selepas shalat dhuhur hingga pukul 13.30 mulai pembelajaran kembali. Maka tak heran bila situasi dikelas beberapa diantara teman sampai tak bisa menahan rasa kantuknya ketika widyaiswara menyampaikan materi.  Yang paling ditunggu adalah ketika tiba pada hari sabtu karena ada kesempatan peserta untuk bisa sebentar pulang ke rumah masing-masing melepas rindu dengan anak dan isteri tercinta akan tetapi tugas selanjutnya sudah membebani didepan mata karena juga harus mengerjakan PR wajib yaitu menyelesaikan Kertas Kerja (KK) baik perseorangan, kelompok, angkatan maupun Observasi lapangan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s